header-daun_01 kayon_01
iklan logoUKM kayon_02
kayon_03
Selamat Datang di PESANTREN BUDAYA NUSANTARA

Ketegasan dan Keadilan Khalifah Ali

oleh: K Ng H Agus Sunyoto

               Ali ibn Abi Rafi', salah seorang sahabat Nabi Saw yang ditugasi Khalifah Ali bin Abi Thalib menjaga barang di Baitul Mal, yang di antaranya terdapat kalung berlian yang sangat mahal yang menjadi pembicaraan orang keindahannya.

                Menjelang Hari Raya Idul Adha, Siti Zainab, puteri Khalifah Ali bin Abi Thalib mendatangi Ali bin Abi Rafi' dan berkata,"Wahai Ibn Abi Rafi'! Pinjamilah aku dengan kalung berlian itu untuk berhias di Hari Raya Idul Adha. Akan aku kembalikan tiga hari kemudian."

                Karena yang meminjam puteri khalifah, Ali ibn Abi Rafi' pun meminjamkannya.

                Ketika Khalifah Ali bin Abi Thalib melihat puterinya memakai kalung berlian mahal itu, ia bertanya,"Wahai Zainab, darimana kalung berlian itu kau dapatkan?"

                "Aku meminjamnya dari Ibn Abi Rafi,  ya Amirul Mukminin," sahut Siti Zainab,"Akan kupakai berhias untuk Hari Raya Idul Adha. Setelah tiga hari, akan kukembalikan," sahut Siti Zainab.

                Khalifah AlI bin Abi Thalib memanggil Ali ibn Abi Rafi' dan bertanya dengan suara keras,"Wahai Ibn Abi Rafi'! Apakah engkau akan berkhianat kepada kaum muslimin?"

                "Na'udzubillah, ya Amirul Mukminin!" seru Ali ibn Abi Rafi' mengiba,"Aku hanya meminjamkan kepada puteri  Anda untuk berhias di Hari Raya Idul Adha. Kalung itu akan dikembalikan setelah tiga hari."

                "Kembalikan kalung itu!" kata Khalifah Ali bin Abi Thalib tegas,"Dan jang sekali-kali engkau mengulangi lagi perbuatan seperti itu! Kalau saja Zainab mengambil kalung itu bukan sebagai pinjaman yang bisa dipertanggung-jawabkan, niscaya dia akan menjadi perempuan keturunan Bani hasyim pertama yang dipotong tangannya karena pencurian."

                Mendengar ketegasan ayahnya, Siti Zainab berkata,"Waha Amirul Mukmini. Aku adalah puteri Anda dan bagian dari darah dan tubuh Anda! Siapakah yang lebih berhak untuk berhias dengan kalung melebihi aku?"

                "Hai cucu Abi Thalib!" sahut Khalifah Ali bin Abi Thalib,"Janganlah engkau berpaling dari kebenaran! Apakah semua perempuan isteri sahabat Anshar dan Muhajirin berhias di Hari Raya seperti ini?"

                Siti Zainab terhenyak. Ali ibn Abi Rafi' tertegun. Mereka baru sadar bahwa khalifah ternyata sangat tegas menegakkan aturan serta tidak membedakan kedudukan puterinya di atas perempuan lain.

2011-09-25


script_end

..lebih lama
.:: AKHLAQ - 12/16 ::.
lebih baru..

DAFTAR 10 ARTIKEL TERBARU KATEGORI AKHLAQ
Free counters!
SEKRETARIAT:
Jl. Karya Timur IV/68 Malang 65122 Telp/Fax. 0341-416711
email: info@pesantrenbudaya.com

DEVELOPED from SCRATCH by AGUS WIDODO