header-daun_01 kayon_01
iklan logoUKM kayon_02
kayon_03
Selamat Datang di PESANTREN BUDAYA NUSANTARA

Legenda Asal Mula Danau Laut Tawar

oleh: Nurbaidah Hanifah Al-Banjari
               Alkisah dulu di Takengon pernah ada sebuah kerajaan, tidak diketahui secara jelas apa nama kerajaan tersebut tapi yang pasti di kerajaan itu ada seorang putri yang bernama Putri Pukes.
              Putri Pukes mencintai seorang pria dari kerajaan lain tapi hubungan mereka tidak disetujui oleh orang tua Putri Pukes. Tapi sang putri tetap teguh dengan keinginannya sehingga akhirnya terjadilah pernikahan di antara keduanya.
               Saat Putri Pukes akan pergi menuju kerajaan suaminya, orang tua yang dari awal hubungan mereka tidak setuju berpesan..."Jika kau sudah pergi meninggalkan kerajaan ini janganlah sekali-kali  engkau palingkan wajahmu ke belakang "
            Sang putri yang saat itu bimbang antara sayang dengan org tuanya serta cinta kepada suaminya ternyata tidak dapat menahan kesedihan akibat kehilangan itu . Serta merta saat perjalanan yang dikawal oleh beberapa orang  prajurit itu sang putri tidak sadar memalingkan wajahnya ke belakang. Bersamaan  dengan itu, tiba-tiba  datanglah petir yang menyambar-nyambar diiringi  hujan lebat dan angin puyuh.
               Para pengawal menganjurkan kepada putri untuk berteduh di sebuah gua yang tidak jauh dari tempat mereka.
               Setelah berteduh dan mereka akan melanjutkan perjalanan, para pengawal pun memanggil putri yang berdiri di sudut sendirian. Tapi dipanggil berkali-kali sang putri tidak menyahut, ternyata setelah didatangi badan sang putri sudah mengeras seperti batu.
                 Sampai sekarang patung membatu sang putri itu  sudah membesar di bagian bawahnya, tapi masih jelas bentuk sanggul dan perawakannya yang mungil dari sang putri. Bagian bawah badannya yang besar katanya diakibatkan air matanya yang sampai sekarang kadang-kadang masih terlihat  jatuh. Kata sang penjaga jika orang yang mengunjungi dan mengetahui kisah putri terus merasa sedih patung sang putri bisa saja tiba-tiba  ikut mengeluarkan air matanya.
              Di sana juga ada lubang tempat suami sang putri lari, yang katanya sampai sekarang arwahnya masih sering menjaga sang putri...begitulah kata sang penjaga.
             Akibat hujan deras tadi terjadilah Danau Laut Tawar yang sampai sekarang banyak dikunjungi orang. 
2011-11-15
sumber: blog.harian-aceh.com, dongeng nusantara - Indonesian folktale


script_end

..lebih lama
.:: CERITA RAKYAT - 19/28 ::.
lebih baru..

DAFTAR 10 ARTIKEL TERBARU KATEGORI CERITA RAKYAT
Free counters!
SEKRETARIAT:
Jl. Karya Timur IV/68 Malang 65122 Telp/Fax. 0341-416711
email: info@pesantrenbudaya.com

DEVELOPED from SCRATCH by AGUS WIDODO