header-daun_01 kayon_01
iklan logoUKM kayon_02
kayon_03
Selamat Datang di PESANTREN BUDAYA NUSANTARA

Ketegangan Iran - AS Meningkat, warga Syiah jadi Sasaran

oleh: Rabak Atireb

             Di tengah memanasnya perselisihan antara Syiah-Sunni di berbagai belahan dunia, yang di Indonesia ditandai kasus pembakaran dan penghancuran pesantren Syiah di Sampang Madura, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Umar Shihab menyatakan bahwa Syiah bukan aliran sesat. Ketua Tanfidziyah PBNU, KH Said Agil Siraj,  mengecam keras kasus perusakan Pesantren Syiah di Sampang.

              Sementara menurut Kantor Berita ABNA, Mufti Agung Mesir, Sheikh Ali Jumah memandang Syiah bukan ancaman bagi Mesir dan juga umat Islam dunia. Sheikh Ali Jumat kepada koran al-Ahram Mesir menilai perselisihan antara Sunni dan Syiah tidak perlu dibesar-besarkan.

               "Perselisihan antara Sunni dan Syiah bukan perbedaan mengenai prinsip agama, tapi perselishan dalam cabang agama," kata Mufti Agung Mesir itu menyikapi peringatan Asyura oleh komunitas Syiah di negara Afrika Utara itu.

               Terkait perbedaan antara Sunni dan Syiah yang dinilainya wajar, Sheikh Ali Jumah mengatakan, "Antar mazhab di tubuh Sunni sendiri terdapat perbedaan, dan perselisihan itu tidak lebih kecil dari perbedaan antara Sunni dan Syiah."

            Mengenai pengajaran fiqih Syiah di Universitas al-Azhar, Mufti Agung Mesir menuturkan bahwa Universitas al-Azhar merupakan satu-satunya Universitas Islam di kalangan Sunni yang mengajarkan fiqih Jafari.

               Menyikapi kekhawatiran segelintir ulama Mesir bahwa Al-Azhar akan menjadi target ekspansi penyebaran Syiah, Sheikh Ali Jumah mengungkapkan, "Saya tidak melihat penyebaran Syiah akan menjadi ancaman di Mesir, sebab muslim negara ini adalah Sunni yang taat. Meski Muslim Mesir Sunni, mereka mencintai Ahlul Bait, dan dalam sejarah orang Mesir tidak pernah memusuhi Syiah," tegas ulama terkemuka Negeri Piramida itu.

              Lepas dari perselisihan lama Syiah-Sunni, meletusnya konflik dalam bentuk penyerangan kelompok Sunni terhadap Syiah, tampaknya berkaitan dengan peringatan Rusia pada akhir tahun 2011 (30/12) bahwa memasuki tahun 2012 konflik Amerika Serikat dengan Iran akan semakin meningkat. Peringatan itu, tentu berkaitan dengan fakta memanasnya hubungan Iran dengan Barat dalam kasus pengembangan nuklir dan belakangan memuai saat Iran menggelar latihan militer di Selat Hormuz yang mengganggu lalu lintas minyak dari dan ke Teluk Persia.

2012-01-05
sumber: syiahali.wordpress.com


script_end

..lebih lama
.:: WARTA BUDAYA - 15/17 ::.
lebih baru..

DAFTAR 10 ARTIKEL TERBARU KATEGORI WARTA BUDAYA
Free counters!
SEKRETARIAT:
Jl. Karya Timur IV/68 Malang 65122 Telp/Fax. 0341-416711
email: info@pesantrenbudaya.com

DEVELOPED from SCRATCH by AGUS WIDODO