header-daun_01 kayon_01
iklan logoUKM kayon_02
kayon_03
Selamat Datang di PESANTREN BUDAYA NUSANTARA

Binatang Berkepala dua, berkaki tiga, berekor dua

oleh: Mang Boneng , Kang Bonong & Ki Bonang

            Gara-gara dikenal sebagai lembaga pendidikan yang mengajarkan kebebasan berpikir dengan aneka jenis aliran pemikiran terutama pemikiran sufistik, keberadaan pesantren sufi  mengusik Doktor Masyhur yang penasaran ingin mengetahui lebih dalam tentang orang-orang yang menjadi warga pesantren sufi tersebut. Satu Minggu pagi, Doktor Masyhur  datang ke pesantren sufi dan mengajak para sufi untuk 'adu kepintaran' dengannya.

         Sufi Sudrun sambil cengesan menawarkan 'adu kepintaran' itu dengan cara menebak teka-teki yang berdasar fakta dan masuk akal, alias tidak mengada-ada. Doktor Masyhur sepakat. Tapi Sufi Sudrun minta dalam 'adu kepintaran' itu ada kompensasi hadiah bagi pihak yang menang dan ada hukuman untuk pihak yang kalah. "Jika saya kalah, saya akan memberi pak doktor uang sebesar Rp 10.000. Tapi kalau pak doktor yang kalah, harus memberi saya uang sebesar Rp 100.000."

          "Wah itu tidak adil," sahut Doktor Masyhur,"Mosok saya bayar Rp.100.000 sedang situ cuma Rp.10.000."

          "Lho itu sudah sangat adil," sahut Sufi Sudrun,"Soalnya pak Masyhur adalah doktor termasyhur. Sedang saya, SMA aja tidak lulus. Jadi wajar kalau nanti saya akan  kalah terus."

           "O begitu ya," sahut Doktor Masyhur setuju sambil mengeluarkan uang lembaran Rp 100.000,"Sekarang silahkan Anda ajukan teka-teki untuk saya!"

          "Baik,"sahut Sufi Sudrun,"Ikan apa  berkepala dua, berbadan dua, bermata dua tapi berekor satu?"

          Doktor Masyhur diam dan berpikir keras. Setelah beberapa bentar, ia menyerah,"Aku tidak tahu. Apa jawabannya yang benar?"

          "IKAN ASIN!" sahut Sufi Sudrun mengeluarkan ikan asin dari saku bajunya.

          "Wah benar juga ya, aku tidak mikir ke sana," gumam Doktor Mayshur memberikan uangnya Rp 100.000 sambil berkata, "Sekarang coba, beri saya satu lagi pertanyaan."

          Sufi Sudrun menyambar uang dari tangan Doktor Masyhur dan memasukkan ke kantung bajunya. Setelah itu,  sambil cengengesan ia bertanya,"Binatang apa matanya satu,  kakinya tiga, ekornya dua?"

          Doktor Mayshur diam dengan kening berkerut. Setelah beberapa bentar ia berkata,"Aku tidak tahu," sambil menyodorkan uang Rp 100.000 kedua kepada Sufi Sudrun.

          Sufi Sudrun menerima uang Rp 100.000 sambil menciumnya dan memasukkannya ke kantung.

          "Sekarang ganti aku yang tanya," kata Doktor Mayshur dengan suara tinggi.

          "Silahkan!" kata Sufi Sudrun mengeluarkan uang Rp 10.000 di tangan kanannya dan dikibar-kibarkan.

          "Binatang apa matanya satu, kakinya tiga, ekornya dua?" tanya Doktor Masyhur.

          "Saya tidak tahu," kata Sufi Sudrun menyerahkan uang Rp 10.000 kepada Doktor Masyhur.

          Doktor Masyhur menerima uang Rp 10.000 sambil garuk-garuk kepalanya yang tidak gatal. Ia merasa kena dikerjai Sufi Sudrun yang menang teka-teki dan mendapat hadiah uang Rp 190.000.

2011-09-16


script_end

..lebih lama
.:: KELAKAR SUFI - 7/14 ::.
lebih baru..

DAFTAR 10 ARTIKEL TERBARU KATEGORI KELAKAR SUFI
Free counters!
SEKRETARIAT:
Jl. Karya Timur IV/68 Malang 65122 Telp/Fax. 0341-416711
email: info@pesantrenbudaya.com

DEVELOPED from SCRATCH by AGUS WIDODO